FlySpaces, Marketplace Ruang Kerja Terbesar di Asia Tenggara Resmi Hadir di Indonesia

0
130
views
flyspacee indonesia

Jakarta, 1 Maret 2017 – FlySpaces, marketplace untuk short-term office space terbesar di Asia Tenggara, telah mulai beroperasi di Jakarta. FlySpaces tengah melakukan ekspansi besar-besaran di Asia Tenggara dan tercatat telah membantu lebih dari 400 perusahaan, mulai dari UKM hingga perusahaan multinasional seperti Uber, Google, Heineken, AstraZeneca dan Nestle dalam menemukan solusi ruang kerja yang fleksibel bagi para professional.

Mario Berta, CEO FlySpaces menuturkan, ekspansi ke Jakarta didasari pada kenyataan bahwa kota ini memiliki pasar yang sangat luar biasa. “Bersama dengan Manila, Jakarta adalah kota yang membuat saya sangat excited, karena Jakarta adalah Ibukota dari negara dengan ekonomi terbesar di Asia Tenggara. Dengan pertumbuhan yang sangat pesat, jumlah UKM yang besar, dan tentu saja ekosistem start-up yang sangat vibrant serta perusahaan sekaliber Go-Jek, tokopedia, berrybenka, dll saya sama sekali tidak meragukan potensi Jakarta.”

Dengan rekam jejak regional yang terus berkembang, keputusan yang diambil oleh Regus untuk menjadi bagian dari ekspansi FlySpaces di Jakarta merupakan sebuah langkah yang sangat logis. Hal tersebut bahkan dikuatkan secara langsung oleh Phoebe Bernardo, Regional Marketing Manager Regus. “FlySpaces adalah rekanan marketing yang penting bagi kami di pasar-pasar penting di Asia Tenggara. Pemahaman mereka mengenai market place untuk ruang kerja yang terus berubah dengan sangat cepat menjadikan FlySpaces pasangan yang sangat serasi bagi kami.”

Baca juga:  Jakarta Founder Institute Kembali Dengan Semester ke-6

Akbar Brojosaputro, CEO dan Co-Founder dari Conclave, sebuah coworking space di kawasan Wijaya menuturkan, kehadiran FlySpaces di Jakarta tidak hanya membantu perusahaan multinasional di Asia Tenggara, tetapi juga menjembatani daya saing dari bisnis lokal. “Sebagai pemain lokal di industri penyewaan ruang kerja dan juga coworking, kehadiran sebuah marketplace sekaliber FlySpaces di Jakarta sangat menarik bagi kami. Terutama untuk menghadirkan lebih banyak peluang berkompetisi dan mendapatkan pelanggan yang lebih banyak.”

Jakarta adalah rumah dari 300,000 UKM; bahkan lebih (data diambil dari Kementrian UMKM, 2012, yang kemudian bisa diproyeksikan jauh lebih tinggi mengingat pertumbuhan ekonomi Indonesia yang sangat pesat di 5 tahun terakhir) dan melalui website FlySpaces, UMKM ini dapat mengambil keuntungan secara signifikan dengan menggunakan solusi jangka pendek “plug & play” dibandingkan dengan menyewa ruang kantor konvensional dimana UMKM akan berurusan dengan kontrak jangka panjang yang tidak fleksibel dan biaya tambahan sesuai dengan kebutuhan.

Mario juga menggarisbawahi bahwa salah satu cara untuk mengurangi kemacetan di Jakarta dan Manila adalah mendorong lebih banyak perusahaan agar mendukung mobilitas karyawan dan memberikan lebih banyak pilihan untuk bekerja secara remote, dari luar kantor, sehingga akan memberikan jalan bagi platform seperti FlySpaces untuk berkembang. Untuk membantu mengatasi masalah kemacetan ini, FlySpaces baru saja meluncurkan sebuah produk yang disebut “Passport” di Manila, di mana para entrepreneur dan perusahaan bisa mengakses ruang kerja yang berbeda di seluruh Manila hanya dengan 1 paket berlangganan.

Baca juga:  Tim None Developers asal Indonesia Rebut Posisi Runner-Up di Ajang Final Microsoft Imagine Cup 2016 Tingkat Dunia Kategori Games

Mario Berta juga membocorkan informasi tentang fase fundraising terkini yang tengah dijajaki oleh FlySpaces. “Model bisnis yang kami miliki memungkinkan FlySpaces menghasilkan pemasukan yang cukup besar tiap bulan. Hal ini membuat kami bisa terus bertumbuh dan melakukan ekspansi tanpa melakukan fundraising. Akan tetapi, kami saat ini sedang berada pada tahap akhir negosiasi dengan beberapa potensial investor.”


Yuk follow social media saya di @riswanzone!


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here